Wakaf Uang Terhimpun

Total Wakaf Uang Terhimpun Sampai Bulan Desember 2017 Rp. 30.041.963,-

Sabtu, 08 April 2017

Selamatkan Saudara kita di Afrika


Krisis pangan dan bencana kelaparan yang terus mendera wilayah Afrika, merupakan isu kemanusiaan besar yang juga harus dituntaskan dengan ikhtiar-ikhtiar besar.

Bagaimana tidak, PBB melaporkan bahwa lebih dari 20 juta jiwa tengah di ambang jurang kematian akibat kelaparan yang disebabkan oleh kekeringan panjang serta konflik bersenjata. Krisis tersebut, tidak mungkin terselesaikan tanpa ikhtiar masif dan jangka panjang yang melibatkan seluruh elemen sebuah bangsa. Dengan membantu bangsa lainnya, sebuah bangsa baru mungkin disebut sebagai bangsa yang besar, karena tidaklah bisa sebuah bangsa disebut "bangsa besar" apabila hanya sibuk mengurus bangsanya sendiri.

Sejak tahun-tahun awal kemerdekaan Indonesia, bangsa kita telah menunjukkan kebesarannya dengan tidak absen dalam meringankan derita bangsa lain yang tengah mengalami krisis. Tidak hanya unsur pemerintah yang memang memiliki mandat dan wewenang tertinggi dari sebuah bangsa, namun unsur masyarakat sipil bangsa Indonesia juga nyaris selalu hadir dan bersuara lantang saat panggilan-panggilan kemanusiaan dari bangsa lain terdengar. Di awal tahun 2017 ini, panggilan kemanusiaan tersebut kembali terdengar dari arah Afrika, dan Baitul Maal Anda (BMA) Insya Allah akan menyambut panggilan tersebut dengan ikhtiar maksimal.

Program ini sudah mulai digulirkan dengan target bisa diwujudkan pada Idul Fitri tahun ini. Kelaparan yang melanda dunia, dan lebih spesifik lagi, sebagian besar menimpa umat Islam, layak menggerakkan kepedulian rakyat Indonesia yang sejatinya dikeliling oleh banyak nikmat Allah berupa kekayaan alam. Indonesia sebagai bangsa yang jauh dari ancaman semacam itu karena kekayaan alamnya, layak terpanggil untuk membantu mereka yang kelaparan.

Bentuk ikhtiar ini dipilih demi memaksimalkan partisipasi seluruh elemen bangsa, kapasitas bantuan yang disalurkan tentu dapat lebih masif.

Sebagai target awal, sebelum Ramadhan tahun 2017 ini, BMA hendak menghimpun tak kurang dari 2.000 ton bantuan yang sebagian besar berupa beras. Mengapa beras? Karena sebagai negeri agraris, beras menjadi bahan pangan pokok yang hampir seluruh elemen bangsa ini memilikinya. Beras juga sangat aman dan mudah untuk disalurkan melalui kapal yang akan mengarungi lautan luas. Beras bisa dengan mudah didapat dan disumbangkan oleh seluruh elemen bangsa, serta bisa dibeli dari para petani Indonesia sendiri yang tentu juga akan membantu perputaran roda perekonomian bangsa.

Selain logistik bantuan, sejumlah relawan juga akan berpartisipasi dalam misi kemanusiaan akbar ini. Tidak hanya para relawan BMA yang selama ini telah berlalu-lalang dalam misi-misi kemanusiaan BMA sebelumnya, BMA juga Insya Allah akan membuka kesempatan bagi relawan-relawan baru untuk turut menjadi bagian bersejarah dalam misi ini.

Untuk itu, segenap keluarga besar BMA memohon doa dan dukungan dari segenap bangsa Indonesia agar ikhtiar besar ini diridhoi-Nya, sekaligus mengajak siapapun kita yang terpanggil untuk turut berpartisipasi dan menjadi bagian dari sejarah kebesaran bangsa Indonesia.

DONASI SEKARANG


Reaksi:

0 komentar:

Posting Komentar

Ingin berkonsultasi? Silahkan kirimkan pesan Anda

Nama

Email *

Pesan *