ImagiLIVE -  Hebergement Gratuit d'image

Membangun Keluarga Utama

Perubahan mindset BMT akibat perubahan jati diri dari lembga keuangan menjadi lembaga dakwah dibidang keuangan, bersama para anggota KSPPS Mitra Anda Sejahtera

ImagiLIVE -  Hebergement Gratuit d'image

Ringankan Beban dan Jadi Paling bermanfaat

Program Wakaf Ambulance senilai Rp. 180 Juta Kami luncurkan, GRATIS untuk Dhuafa dan Infaq bagi yang mampu, serta mendukung dakwah Islam dan tanggap bencana

ImagiLIVE -  Hebergement Gratuit d'image

Bantu Anak Indonesia Berprestasi

Masing-masing anak memiliki potensi dan kecerdasannya sendiri sendiri. Mereka bisa menjadi berprestasi sesuai dengan cita-cita dan potensi mereka dengan dukungan dari orang-orang terdekat, lingkungan dan kegiatan kegiatan yang membangun pribadi mereka

ImagiLIVE -  Hebergement Gratuit d'image

Wakaf Produktif hasilnya untuk ummat

Wakaf uang, salah satu wakaf produktif yang sangat flexible penggunaannya, bermanfaat sebelum akhirnya hasilnya disedekahkan

ImagiLIVE -  Hebergement Gratuit d'image

Dunia Islam tersiksa, Kemanusiaan menangis

Disiksa, diusir, dibom, dibunuh, dari anak-anak sampai orang dewasanya. Hanya karena mereka beragama Islam...

Wakaf Uang Terhimpun

Total Wakaf Uang Terhimpun Sampai Bulan Desember 2017 Rp. 30.041.963,-

Senin, 24 Oktober 2016

Dakwah Islam

MANAJEMEN PELATIHAN MASJID

Program pelatihan manajemen masjid materi pelatihan disampaikan oleh ustadz (guru agama) bergabung Korps da'i (pengkhotbah) Baitul Maal ANDA dengan kafa'ah yang berbeda (kesetaraan). materi yang disampaikan meliputi: fungsi urgensi & masjid, Program masjid, urgensi & fungsi manajemen masjid, manajer masjid, norma di masjid, masjid remaja, kemakmuran masjid, penerapan kemakmuran masjid dan manajemen administrasi & masjid sekretariat.

Paket Berkah Guru Ngaji



Dukung Madrasah Agama


Tanggap Darurat

Program Tanggap Darurat

Bekerja sama dengan Jaringan Perhimpunan BMT Indonesia Divisi Baitul Maal, memfasilitasi donatur menyampaikan donasi ke pelosok Indonesia hanya lewat kantor kami yang terdekat

Pendidikan

Beasiswa Prestasi

Program ini bertujuan untuk meningkatkan jumlah siswa di sekolah-sekolah, terutama siswa dengan kinerja yang baik. Program Beasiswa Prestasi terdiri dari dana pendidikan dan bimbingan bagi siswa. Program ini juga membentuk siswa untuk memiliki karakter tinggi seperti jujur, bertanggung jawab, peduli, disiplin, percaya diri dan berani.

Beasiswa Untuk Mahasiswa PT

Program untuk memberikan beasiswa, bimbingan dan pelatihan siswa untuk mahasiswa dari keluarga malang. Program ini bertujuan untuk menciptakan sumber daya manusia yang tinggi dalam sikap, intelektualitas dan kecerdasan sosial yang mereka dapat meningkatkan kualitas sumber daya manusia lainnya dengan memainkan peran dalam masyarakat. Peserta program ini akan mengambil bagian dalam mentoring, pelatihan soft skill, angka kunjungan dan implementasi pengetahuan melalui kegiatan sosial untuk meningkatkan kompetensi mereka dan mendapatkan pembangunan di tersebut tiga unsur.


Pelatihan Guru 

Pelatihan Guru merupakan upaya untuk meningkatkan kualitas guru di Indonesia. Guru sebagai ujung tombak proses pendidikan menjadi elemen prioritas yang perlu perbaikan kualitas. Kurikulum dan alat-alat pendukung lainnya tidak akan berbicara banyak jika kualitas guru tidak meningkatkan.

Pemberdayaan Ekonomi


Warung Berkah

Kegiatan ini dilakukan dengan memberikan bantuan modal kepada penerima manfaat yang memiliki bisnis untuk meningkatkan bisnis mereka, maupun mereka yang belum memiliki usaha sekalipun Selain itu, penerima manfaat juga dilengkapi dengan bantuan untuk mengembangkan bisnis mereka. semisal pelatihan usaha dan pengelolaan keuangan

Tim Program Pemberdayaan Ekonomi melakukan survei untuk mendapatkan data sebelum mereka menerima bantuan modal untuk bisnis. Bantuan yang diberikan bukan dalam bentuk uang melainkan dibelikan barang/jasa yang mereka butuhkan, sehingga memperkecil penyimpangan penggunaan dana


Kelompok Usaha Bersama
Sekelompok orang bersatu untuk menjalankan usaha di bidang sosial dan ekonomi berdasarkan prinsip-prinsip demokrasi, partisipasi, transparansi dan keadilan untuk meningkatkan kualitas hidup.

Tujuan dari Kelompok Usaha Bersama adalah meningkatkan pendapatan mustahik yang memiliki usaha produktif dengan mengikat mereka dalam sebuah kelompok dengan bantuan intensif.


Pusat Pelatihan Bisnis/Usaha

  • Dana bantuan disalurkan melalui pelatihan kewirausahaan
  • Meningkatkan pengetahuan tentang manfaat kewirausahaan
  • Memotivasi penerima manfaat untuk menjalankan bisnis berdasarkan potensi dan peluang yang ada
  • Pengembangan sumber daya manusia yang dapat menciptakan kesempatan kerja baik untuk diri mereka sendiri dan lainnya untuk meningkatkan kualitas hidup
  • Kompetensi meningkat dari penerima manfaat di kewirausahaan
  • Menanamkan etos kemerdekaan pada peserta pelatihan ini

Jenis pelatihan:

- Komputer
Desain grafis
Teknik komputer
Jaringan
Desain web

- Bahasa asing
Arab
Inggris

- Mengemudi Mobil
Memahami rambu lalu lintas
Terampil dalam mengemudi
Mendapatkan SIM A

- Seminar / Lokakarya
Motivasi
Pemasaran
Inovasi produk
Rencana bisnis

Bahayanya Mengatakan Saya Tidak Punya Uang ketika Diminta Bersedekah



Sahabat, pernahkah bertemu dengan seseorang yang memiliki uang seratus juta Rupiah tunai di rumahnya, namun ketika ada kerabatnya yang kesulitan dan meminta bantuannya sekadar seratus ribu saja untuk makan, ia malah berkata, “Saya tidak punya uang.”

Mungkin memang ia memiliki standar hidup yang tinggi untuk dirinya dan keluarganya sendiri, mungkin seratus juta Rupiah tersebut merupakan uang cadangan yang tidak boleh diutak-atiknya, mungkin pula ia takut kerabatnya akan terus-menerus datang meminta-minta bantuannya, apapun itu… Sungguh berbahaya mengatakan “Saya tidak punya uang,” saat ada yang meminta bantuan.
Pasalnya yang dinamakan sedekah bukan hanya memberi uang saja, bahkan sekadar memberi makan kerabat dengan hidangan yang ada di rumah kita pun bisa dianggap sedekah.

Selain itu, memberi kerabat sendiri pinjaman uang dengan perjanjian harus dikembalikan pada tanggal sekian pun bisa terhitung sedekah, bahkan nilai pahalanya jauh lebih besar daripada bersedekah biasa. Dan lagi tidak akan mengurangi harta kita karena statusnya bukan diberi melainkan dipinjamkan.

Dalam salah satu hadits, dikisahkan Rasulullah melihat tulisan di pintu surga pada peristiwa Isra’ Mi’raj.
“Sedekah berpahala sepuluh kalinya, sedangkan pinjaman berpahala delapan belas kalinya.”
Karena penasaran, beliau bertanya kepada Malaikat Jibril, “Wahai Jibril, mengapa pinjaman lebih utama daripada sedekah?”
Lalu Malaikat Jibril menjawab, “Karena seorang peminta-minta, (terkadang) ia masih memiliki (harta), sedangkan orang yang meminta pinjaman, ia tidak akan meminta pinjaman kecuali karena kebutuhan.” (HR. Ibnu Majah dan Baihaqi)
Jelas bahwa ada banyak hal yang bisa kita sedekahkan selain dalam bentuk pemberian uang. Menolak bersedekah dengan dalih “Saya tidak punya uang” padahal sebenarnya punya, tapi ditahan untuk keperluan diri sendiri sungguh membahayakan, alasannya antara lain

1. Mendapat doa dari Malaikat setiap pagi untuk memusnahkan harta orang yang menolak bersedekah
Sepanjang orang tersebut masih menahan hartanya dan enggan membantu kerabatnya yang meminta bantuan, maka selama itulah malaikat setiap pagi mendoakan hartanya agar dimusnahkan oleh Allah.
“Tidaklah seorang hamba memasuki waktu pagi pada setiap harinya, kecuali ada dua malaikat yg turun. Salah satunya memohon: ‘Ya Allah, berikanlah ganti bagi dermawan yg menyedekahkan hartanya.’ Dan satu lagi memohon: ‘Ya Allah, musnahkanlah harta si bakhil.'” (HR. Muslim no. 1678)
2. Memutus kekerabatan
Rasulullah telah mengisyaratkan bahwa penyakit kikir sudah pasti akan melahirkan kezaliman serta mampu memutus hubungan kekerabatan.
Orang yang kikir tentu enggan mengeluarkan hartanya untuk membantu kerabatnya sendiri, sehingga cepat atau lambat kerabatnya pun akan menjauhinya disebabkan kebakhilannya.
“Jauhilah oleh kalian sifat kikir, karena sifat itulah yang membinasakan orang-orang sebelum kalian. Sifat kikir menyuruh mereka berlaku zhalim, maka merekapun berlaku zhalim. Kikir menyuruh mereka memutus kekerabatan, merekapun memutusnya.” (HR Abu Dawud)

3. Mendapat kebencian Allah
Salah satu golongan yang Allah benci adalah orang yang kikir, yang tidak bersedia membantu orang lain karena merasa hanya merugikan dirinya saja.
Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wassalam bersabda: “Tiga golongan yang dibenci Allah: Orang tua yang berzina, orang bakhil dan orang yang sombong.” (HR. Ibnu Hibban, sanadnya Jayyid)

Ini adalah bahaya kikir yang penting diwaspadai, yakni lahirnya sifat munafik!
“Maka setelah Allah memberikan sebagian dari karunia-Nya, mereka kikir dengan karunia itu, dan berpaling dan memanglah orang-orang yang selalu membelakangi (kebenaran), maka Allah menimbulkan kemunafikan pada hati mereka sampai mereka menemui Allah.” (QS. At-Taubah 76-77)
Sahabat, mari kita biasakan diri untuk tidak menolak ajakan bersedekah, sekecil apapun itu, bagaimana pun sedekah merupakan amalan paling luar biasa yang bisa dilakukan bahkan tanpa mengeluarkan uang. Semangat bersedekah hari ini! 

Optimalisasi Potensi Wakaf Uang Dalam Pembangunan Sumber Daya dan Kesejahteraan Rakyat Kecil




Kemiskinan dan kesenjangan sosial merupakan salah satu masalah rumit yang dihadapi Indonesia. Jumlah penduduk miskin mengalami peningkatan sebesar 0,86 juta orang, yakni 27,73 juta orang pada bulan September 2014 menjadi 28,59 juta orang pada bulan Maret 2015 (BPS, 2015). Selain itu, tingkat kemiskinan di pedesaan lebih tinggi dari pada perkotaan memperlihatkan ketimpangan pendapatan. 

Penduduk miskin di pedesaan meningkat dari 13,76 % pada September 2014 menjadi 14,21 % pada Maret 2015. Sedangkan peningkatan di perkotaan pada September 2014 sebesar 8,16 %, meningkat menjadi 8,29 % pada Maret 2015. Berdasarkan data dari Bank Dunia, Koefisien Gini Indonesia terus meningkat dari 30 poin pada tahun 2000 menjadi 41 pada tahun 2014, yang merupakan rekor tertinggi. Bahkan, tingkat ketimpangan Indonesia melaju paling cepat di antara negara-negara tetangganya di Asia Timur. Padahal, beberapa negara jiran, seperti Malaysia, Filipina, dan Thailand mencatatkan penurunan angka Koefisien Gini.

Melebarnya ketimpangan kesejahteraan tercermin juga dari terpusatnya akumulasi kekayaan pada minoritas penduduk Indonesia. Mengacu data Credit Suisse, Bank Dunia mencatat kelompok 10 persen orang kaya menguasai sekitar 77 persen dari seluruh kekayaan aset dan keuangan di negara ini. Kalau dipersempit lagi, 1 persen orang terkaya di Indonesia menghimpun separuh total aset negara ini.

Rasio tersebut setara dengan Thailand, yang menempati posisi kedua dari 38 negara yang didata Credit Suisse. Peringkat pertama adalah Rusia, di mana 1 persen orang terkayanya menguasai 66,2 persen dari total aset negara tersebut.

Berdasarkan survei Bank Dunia, 47 persen responden menganggap isu ketimpangan kesejahteraan ini sangat penting untuk ditangani pemerintah dan 41 persen menganggap cukup penting. “Berdasarkan survei nasional, ketika diminta memilih antara mendorong pertumbuhan ekonomi atau ketimpangan, lebih 50 persen memilih mengurangi ketimpangan.

Melebarnya jurang ketimpangan kesejahteraan juga dapat menimbulkan perlambatan pertumbuhan ekonomi dan peningkatan risiko konflik sosial. Berdasarkan riset, saat total pendapatan kelompok 20 persen orang kaya naik 5 persen, pertumbuhan ekonomi malah melambat 0,4 persen. Sebaliknya, ketika pendapatan kelompok 20 persen orang miskin naik 5 persen maka ekonomi tumbuh 1,9 persen.
Sedangkan negara dengan tingkat ketimpangan kesejahteraan yang tinggi berpotensi mengalami konflik 1,6 kali lebih besar. Sebab, adanya perbedaan pendapatan dan pelayanan antara satu daerah dengan daerah lain. Dalam jangka panjang, kondisi tersebut juga akan menggerus perekonomian.

Dalam menghadapi masalah ini, Negara sangat berperan strategis dalam upaya mengentaskan kemiskinan. Namun walaupun demikian bukan berarti seluruh lapisan masyarakat bahkan hukum dan aturan agama tidak bisa ikut andil dalam upaya mengentaskan kemiskinan dan ketimpangan yang terjadi. Wakaf yang disyariatkan dalam agama Islam mempunyai dua dimensi sekaligus, ialah dimensi religi dan dimensi sosial ekonomi. Dimensi religi karena wakaf merupakan anjuran agama Allah yang perlu dipraktikkan dalam kehidupan masyarakat muslim, sehingga mereka yang memberi wakaf (waqif) mendapat pahala dari Allah SWT karena menaati perintahnya. Dimensi sosial ekonomi karena syariat wakaf mengandung unsur ekonomi dan sosial, di mana kegiatan wakaf melalui uluran tangan sang dermawan telah membantu sesamanya untuk saling tenggang rasa. Dalam perjalanan sejarah wakaf tidak hanya terbatas kepada kesejahteraan sosial untuk masyarakat dan keluarga, tetapi lebih dari itu peran wakaf yang monumental adalah melahirkan banyak yayasan ilmiah yang independen. Di antaranya menyelenggarakan forum ilmiah internasional, beasiswa, menyantuni kaum intelektual untuk selalu berkarya dan mendirikan lembaga-lembaga Islam yang independen. Bahkan Didin Hafidhuddin mengatakan bahwa optimalisasi wakaf bisa lebih luas dibanding zakat karena tak ada kualifikasi mustahiq (8 ashnaf penerima zakat) .

Wakaf merupakan instrumen ekonomi Islam yang sudah ada semenjak awal kedatangan Islam. Sepanjang sejarah Islam, wakaf telah menunjukkan peran penting dalam mengembangkan kegiatan-kegiatan sosial, ekonomi dan kebudayaan. Selain itu, keberadaan wakaf telah banyak memfasilitasi para sarjana muslim untuk melakukan riset dan pendidikan, sehingga dapat mengurangi ketergantungan pendanaan kepada pemerintah. Wakaf terbukti telah menjadi instrumen jaminan sosial dalam rangka membantu kaum yang lemah untuk memenuhi hajat hidup, baik berupa kesehatan, biaya hari tua, kesejahteraan hidup, dan pendidikan.  Wakaf uang lebih fleksibel dan menjadi pendorong terhadap wakaf benda tidak bergerak agar lebih produktif. Indonesia memiliki aset wakaf tanah yang luas yang dapat dikembangkan melalui wakaf uang

Menurut data yang dihimpun Departemen Agama RI, jumlah tanah wakaf di Indonesia mencapai 2.686.536.656, 68 meter persegi atau 268.653,67 hektar yang tersebar di 366.595 lokasi di seluruh Indonesia. Dilihat dari sumber daya alam atau tanahnya (resources capital) jumlah harta wakaf di Indonesia merupakan jumlah harta wakaf terbesar di seluruh dunia. Ini merupakan tantangan bagi umat Islam Indonesia untuk memfungsikan harta wakaf secara maksimal sehingga tanah-tanah tersebut mampu menyejahterakan umat Islam di Indonesia. Sayangnya, potensi itu masih belum dimanfaatkan secara optimal, karena berbagai faktor.

Berdasarkan Undang – Undang No. 41 Tahun 2004 tentang Wakaf pasal 16 bahwa objek wakaf tak hanya terbatas pada benda tak bergerak, namun harta bergerak seperti uang, logam mulia, surat berharga, kendaraan dan lain – lain.

Indonesia dengan jumlah penduduk muslim terbesar di dunia menjadikannya sebagai Negara yang memiliki potensi wakaf yang sangat tinggi. Wakaf uang/wakaf tunai Bila diasumsikan 50 juta penduduk muslim Indonesia mau berwakaf Rp100 ribu per bulan, maka wakaf uang yang bisa dikumpulkan per tahun mencapai Rp 60 triliun per tahun.

Wakaf uang adalah wakaf berupa uang tunai yang diinvestasikan ke dalam sektor-sektor ekonomi yang menguntungkan dengan ketentuan prosentase tertentu yang digunakan untuk pelayanan sosial (Abubakar, 2006: 78).

Berdasarkan UU No. 41 Tahun 2004 tentang Wakaf bahwa wakaf uang secara lebih khusus dalam konteks regulasi di Indonesia adalah wakaf berupa harta benda bergerak uang dengan mata uang rupiah melalui lembaga keuangan syariah yang ditunjuk pemerintah yang mengeluarkan sertifikat Wakaf Uang .

Wakaf uang mulai ada pada abad 15 M pada masa kekuasaan Turki Utsmani. Pada masa ini  aset atau uang tunai yang berasal dari wakaf dikumpulkan dalam pooling fund kemudian oleh nazhir yang ditunjuk oleh pemerintah disalurkan ke sektor bisnis dalam bentuk pinjaman di mana biasanya setelah satu tahun si peminjam tersebut mengembalikan pinjaman pokok plus extra return. Kemudian extra return yang telah diperoleh dan telah terakumulasi digunakan untuk membiayai kebutuhan sosial (Wajdy, 2007:  84).

Wakaf Uang di era modern ini diperkenalkan pertama kali oleh Prof MA Mannan dengan mendirikan suatu badan yang bernama SIBL (Sosial Investment Bank Limited) di Bangladesh. SIBL memperkenalkan produk sertifikat Wakaf Tunai (Cash Waqf Certificate) yang pertama kali dalam sejarah perbankan. SIBL menggalang dana dari orang kaya untuk dikelola dan keuntungan pengelolaan disalurkan kepada rakyat miskin (Djunaidi, 2007: 12).

Pengelolaan wakaf uang di Indonesia masih jauh dari kata maksimal, berdasarkan data Badan Wakaf Indonesia (BWI) bahwa aset wakaf uang yang sudah terkumpul di Indonesia per Desember 2013 baru mencapai Rp 145,8 M, sedangkan potensi wakaf uang sebesar Rp 60 triliun per tahunya. Potensi ini diasumsikan 50 juta warga negara  bersedia mewakafkan uangnya sebesar Rp 100 ribu per bulan
Terdapat beberapa faktor yang menyebabkan wakaf di Indonesia belum berperan dalam memberdayakan ekonomi umat, di antaranya:

Pemahaman masyarakat tentang hukum dan benda yang diwakafkan. Masyarakat masih berasumsi benda yang diwakafkan harus dalam bentuk benda tak bergerak, seperti tanah yang peruntukkannya untuk ibadah mahdhah dan lain sebagainya. Sedangkan uang apalagi dalam pecahan kecil, sebagian masyarakat menganggap tak bisa dikelompokkan sebagai wakaf. Pemahaman yang berkembang dalam masyarakat ini dipengaruhi oleh pemikiran madzhab Syafi’i. Tentunya referensi tentang produk fiqih ini tidak diimbangi dengan pembanding fiqih lain yang sangat dimungkinkan dalam pengembangan wakaf. Hal inilah yang menyebabkan pandangan masyarakat tentang wakaf sangat terbatas, masih bersifat konvensional dan belum mengarah ke arah yang produktif . Padahal apabila kita amati tentang wakaf uang yang potensial, ia bisa menjadi salah satu Instrumen keuangan Syariah untuk pembangunan Ekonomi di Indonesia.

Masalah sosialisasi, salah satu madzhab yang populer di Indonesia adalah Madzhab Syafi’i. Di mana Madzhab Syafi’i tidak menerangkan tentang wakaf uang. Hal ini merupakan tantangan karena masyarakat akan mengalami konflik dengan adanya pemahaman  yang dianggap baru di kalangannya. Tak hanya terjadi pada masyarakat, masalah sosialisasi juga terhambat pada media, baik media cetak dan elektronik. Sosialisasi dan edukasi mengenai wakaf belum terlihat masif. Hal inilah yang menyebabkan masalah wakaf uang tidak familiar di kalangan masyarakat.

Masalah kelembagaan yang masih belum terlalu kuat payung hukumnya.
Kurangnya kepekaan Pemerintah untuk memanfaatkan potensi wakaf uang sehingga akses masyarakat untuk menyalurkan wakafnya masih belum dijangkau secara optimal serta transparansi dalam pengelolaan dan alokasi dana wakaf masih kurang sehingga hal ini dapat menurunkan kepercayaan masyarakat untuk menyalurkan wakaf.

Untuk menjawab sebagian dari masalah tersebut, sejak tanggal 11 Mei 2002 Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia telah menetapkan fatwa tentang wakaf uang, yang isinya adalah sebagai berikut.
  • Wakaf uang (Cash Wakaf/Waqf al-Nuqud) adalah wakaf yang dilakukan seseorang, kelompok orang, lembaga atau badan hukum dalam bentuk uang tunai.
  • Termasuk ke dalam pengertian uang adalah surat-surat berharga.
  • Wakaf uang hukumnya jawaz (boleh).
  • Wakaf uang hanya boleh disalurkan dan digunakan untuk hal-hal yang dibolehkan secara syar’i.
  • Nilai pokok wakaf uang harus dijamin kelestariannya, tidak boleh dijual, dihibahkan, dan atau diwariskan.

Konsep wakaf uang yang ditawarkan dalam Islam merupakan salah satu solusi untuk mengatasi kesenjangan masyarakat. Menurut Direktur Eksekutif Badan Wakaf Indonesia (BWI), Achmad Djunaedi, berdasarkan data resmi pemerintah, jumlah penduduk miskin di Indonesia adalah 28,5 juta orang. Namun, menurut Bank Dunia jumlah warga miskin di Indonesia mencapai 100 juta orang.

Untuk memaksimalkan potensi wakaf uang yang begitu besar di Indonesia, maka perlu dilakukan strategi-strategi kekinian yang tidak hanya memudahkan wakifi untuk menyalurkan dana wakafnya, namun juga memudahkan mereka untuk mengontrol dan mengetahui dana wakaf yang mereka salurkan dengan mudah dan cepat, semudah membuka Facebook dan Twitter. Melakukan digitalisasi pengelolaan wakaf dengan cara membuat start up yang khusus yang digunakan oleh masyarakat untuk menyalurkan wakaf merupakan sebuah solusi yang sangat tepat dan efisien.

Hal ini merupakan cara efektif dan efisien karena berdasarkan data yang dihimpun oleh eMarketer, diperkirakan hingga akhir 2015 pengguna smartphone mencapai 55 juta. Sedangkan total penetrasi pertumbuhannya mencapai 37,1 persen. Pertumbuhan pengguna smartphone yang besar ini mengakibatkan bertumbuhnya pula pengguna internet di Tanah Air. Sebab, rata-rata pengguna mengakses internet menggunakan perangkat mobile. eMarketer juga memproyeksikan bahwa pada 2016 hingga 2019 pengguna smartphone di Indonesia akan terus tumbuh. Angka pertumbuhannya pun fantastis. Pada 2016 akan ada 65,2 juta pengguna smartphone. Sedangkan di 2017 akan ada 74,9 juta pengguna. Adapun pada 2018 dan 2019, terus tumbuh mulai dari 83,5 juta hingga 92 juta mobile phone user di Indonesia. Penetrasi smartphone yang kuat di Indonesia menjadi pertanda baik untuk pertumbuhan transansaksi- transaksi online.

E-wakaf adalah sebuah start up yang tentunya bagian dari transaksi online yang dapat digunakan oleh siapa pun yang ingin menyalurkan wakaf yang dibuat oleh pemerintah melalui Badan Wakaf Indonesia (BWI). E-wakaf menyediakan update wakaf terkumpul  dengan detail yang bertujuan untuk transparansi dana wakaf kepada masyarakat luas. Dalam E-wakaf, masyarakat bebas memilih alokasi dana wakaf yang diinginkan. Baik untuk pembangunan infrastruktur, pemberdayaan masyarakat miskin, pendanaan riset, dan sebagainya. E-wakaf mengintegrasikan seluruh alokasi dana wakaf uang untuk kesejahteraan masyarakat Indonesia – mulai dari pembangunan sekolah, pesantren, rumah sakit, dan lain-lain.

Mengingat pengguna smartphone di Indonesia yang semakin hari semakin meningkat maka bisa dikatakan potensi wakaf yang ada bisa dimaksimalkan melalui e-wakaf.  Selain itu, pemerintah harus menempuh langkah-langkah tertentu. Langkah pertama sosialisasi, baik melalui media massa maupun melalui pemerintah daerah sampai tingkat bawah. Kedua, penguatan lembaga nazhir yang dapat dipercaya. Mempunyai kredibilitas di mata masyarakat, dan harus dikontrol oleh hukum/regulasi yang ketat. Nazhir haruslah mempunyai kredilitas di mata masyarakat karena harus mampu menjalankan amanah melakukan investasi dan mendistribusikan benefit atas investasi dana wakaf. Ketiga, alokasi dana wakaf yang ada dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya. Salah satu cara pemberdayaan dana wakaf tunai tersebut adalah dengan mekanisme investasi. Adapun jenis investasi yang harus digalang hanya dapat dilakukan pada instrumen keuangan yang sesuai dengan Syariah Islam dan tidak mengandung riba. Untuk sistem perekonomian Indonesia saat ini, berdasarkan UU Pasar Modal hanya meliputi beberapa hal, yaitu instrumen saham yang sudah melalui penawaran umum dan pembagian dividen didasarkan pada tingkat laba usaha; penempatan dalam deposito pada Bank Umum Syariah. Keempat, kerja sama. Untuk mendukung keberhasilan pengembangan aspek produktif dari wakaf uang, perlu diarahkan model pengelolaan dana tersebut kepada sektor usaha yang produktif dengan lembaga usaha yang memiliki reputasi yang baik. Salah satu caranya adalah dengan membentuk dan menjalin kerja sama (networking) dengan perusahaan modal ventura. 

Beberapa pertimbangan atas pemilihan antara lain:
  • Bentuk dan mekanisme kerja Perusahaan Modal Ventura sangat sesuai dengan model pembiayaan dalam Sistem Keuangan Islami (untuk mengimplementasikan pembiayaan mudharabah maupun musyarakah). Hal ini untuk melengkapi metode pembiayaan yang dilakukan oleh perbankan Syariah, yang pada umumnya lebih menekankan pada model pembiayaan murabahah.
  • Dapat membangun hubungan bisnis yang lebih intensif dan berkesinambungan antara Lembaga Wakaf dan Perusahaan Modal Ventura sehingga memungkinkan terjaminnya perkembangan usaha bagi kedua belah pihak. Utamanya bagi lembaga wakaf hal ini sangat positif karena aspek income generating dari pemanfaatan dana-dana wakaf tunai menjadi terjamin.
  • Aspek pengawasan penyertaan dana pada Perusahaan Modal Ventura menjadi lebih mudah.

Selain bekerja sama dengan perusahaan modal ventura dalam mengelola dan mengembangkan dana wakaf, bisa juga bekerja sama dengan:
  • Lembaga perbankan Syariah atau lembaga keuangan Syariah lainnya sebagai pihak yang memiliki dana pinjaman. Dana pinjaman yang akan diberikan kepada pihak Nazhir wakaf berbentuk kredit dengan sistem bagi hasil setelah melalui studi kelayakan oleh pihak bank.(2) Lembaga investasi usaha yang berbentuk badan usaha non lembaga jasa keuangan. Lembaga ini bisa berasal dari lembaga lain di luar wakaf, atau lembaga wakaf lainnya yang tertarik terhadap pengembangan benda wakaf yang dianggap strategis.
  • Investasi perseorangan yang memiliki modal cukup. Modal yang akan ditanamkan berbentuk saham kepemilikan sesuai dengan kadar nilai yang ada. Investasi perseorangan ini bisa dilakukan lebih dari satu pihak dengan komposisi penyahaman sesuai dengan kadar yang ditanamkan.
  • Lembaga perbankan Internasional yang cukup peduli dengan pengembangan tanah wakaf di Indonesia, seperti Islamic Development Bank (IDB).
  • Lembaga keuangan lainnya dengan sistem pembangunan BOT (Build of Transfer).
  • Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) yang peduli terhadap pemberdayaan ekonomi umat, baik dalam atau luar negeri.


Jumat, 14 Oktober 2016

Tukang Soto ini Gratiskan Sotonya Setiap Jumat, Lihat Apa Yang Terjadi



Dalam rangka perjalanan untuk pekerjaan ke Solo, suatu hari saya mampir makan di warung soto di Solo.
Habis bubaran shalat jum'at saya mampir ke warung soto itu, karena sangat ramai dikunjungi pelanggannya. Saya pikir soto ini pasti enak karena pengunjungnya sampai ke teras warung...
Suasananya rada aneh, ketika saya lihat sekeliling meja, banyak sekali abang-abang becak yang makan di sana.
"Hemmm.. Pantesan rame, sotonya memang benar-benar enak!"
Ketika selesai makan dan mau membayar, Bu Amir pemilik warung soto itu melarang saya mengeluarkan uang.
"Tidak usah bayar Dik, terima kasih atas kunjungannya.".. ..
Dengan penuh rasa heran saya bertanya alasannya kenapa gak mau dibayar?
"Ini hari Jumat Dik, di sini tiap hari Jumat gratis!"
Masya Allah, terjawab sudah kenapa sebagian besar yang makan di warung ini tukang becak.
Setengah bingung saya mencoba mendekat ke tempat Bu Amir duduk.
"Ibu, apa gak rugi jual soto seharian gak dapat uang?", tanya saya setengah menyelidik.
"Dik, dari hari Sabtu sampai hari Kamis kan alhamdulillah kami dikasih rejeki,
dikasih untung sama Allah!!!
Kalau kami bersyukur dengan cara menggratiskan satu hari, untung kami masih sangat banyak untuk ukuran kami.
Kalau mau jujur seharusnya kami memberikan hak kepada Allah minimal 30% !
Coba adik pikir, siapa yang menggerakkan hati pelanggan-pelanggan kami untuk datang kemari ?
"Kalau kami harus membayar salesman, berapa uang yang harus kami bayar?"
"Semoga dengan 1/7 bagian ini Allah ridho. Sebagian besar dari hasil usaha ini kami gunakan untuk membiayai 4 anak kami. Mereka kuliah semua Dik. Satu di kedokteran UGM, satu di Teknik Sipil ITB, yang 2 lagi di UNS sini. Kalau bukan karena pertolongan Allah, mana bisa usaha kami yang sekecil ini membiayai kuliah 4 orang!"
Bu Amir menjelaskan panjang lebar.
Jelegeeer.... !!! Saya seperti disambar petir.
Warung soto sekecil ini bisa membiayai anaknya 4 kuliah di Universitas Negeri semua! Bahkan malah masih bisa memberi makan kepada tukang-tukang becak dan semua orang yang berkunjung ke warungnya setiap HARI JUMAT, GRATIS lagi !!!
Saya gak kehilangan akal, untuk membayar rasa kagum dan rasa bersalah makan soto gratis, saya masuk Mall.
Saya membeli dompet cantik buat hadiah Bu Amir.
Saya pikir, "Masa Bu Amir gak mau dikasih dompet secantik ini?"
Dalam waktu tidak sampai satu jam saya sudah kembali ke warungnya.
"Lho, kok balik lagi, ada yang ketinggalan Dik?", sapa Bu Amir heran.
"Mohon maaf Bu, ini hadiah dari saya tolong diterima. Anggap saja sebagai kenang-kenangan dari saya buat ibu yang telah memberi pelajaran hidup yang sangat berarti buat saya."
Dengan senyum tulus dan bicaranya halus Bu Amir menolak:
"Dik, terimakasih hadiahnya. Maaf, bukan ibu menolak. Ibu cukup pake dompet ini saja, kenang-kenangan dari suami ibu ketika beliau masih ada. Awet banget, tuh sampe sekarang masih bagus."
Bu Amir menepuk bahu saya.
"Bawa saja pulang dan hadiahkan buat ibumu. Percayalah, ibumu pasti senang dapat oleh-oleh dari Solo. Adik mampir di warung Ibu saja sudah merupakan sebuah kebahagiaan yang tidak ternilai. Ibu senang, benar-benar senang sudah bisa ngobrol sama adik."
Begitu kata Bu Amir sambil tersenyum.
Saya kehilangan akal dan hanya bisa pamit sambil menundukkan kepala....
Silahkan coba sotonya di lokasi : Yosodipuro dekat museum Pers Solo
Jika beli soto di situ selain hari jum'at, kembaliannya jangan diterima. Ketika membayar dan diberi kembaliannya, katakanlah "nderek titip kagem sedekah Jumat bu".
Beliau akan berterima kasih & mendoakan kita nggak habis2nya.
Aamiin... aamiin... aamiin...
Beliau mendoakan kita & Allah ridho akan doanya.

dari fb Angin Semilir

Minggu, 09 Oktober 2016

Gallery Tebar Qurban Berkah 2016


Alhamdulillah Program Tebar Qurban Berkah Tahun 2016 Sudah Terlaksana

Dana yang diterima adalah sebesar Rp. 40.250.000 dari 25 pengqurban

Hewan Qurban berupa kambing dan Domba Kami Sebarkann sebanyak 20 ekor menjangkau daerah-daerah minim dil luar Semarang, di Sayung Demak, dan di Mranggen, sedangkan 5 hewan kami bagikan berupa daging ke Warga Sekitar Kantor yang kekurangan

Daging Sapi dari Pengqurban Muhammad Iqbal kami distribusikan di Kecamatan Tugu Kelurahan Randugarut, Mangkang Wetan, Karanganyar dan menjadi 20 bungkus daging sapi

Dokumentasi

Beberapa hewan Qurban amanah dari para Donatur

(1)

(2)

(3)

(4)

(5)

(1),(2),(3),(4),(5) Nama Nama Pengqurban

(1)

(2)

(3)

(1), (2), (3) Penyembelihan diniatkan sesuai dengan nama Pengqurban

(1)

(2)

(1), (2) Para Relawan ikut membantu Menguliti gara pekerjaan segera bisa diselesaikan


 (1)

(2)

(1), (2), Distribusi Daging Qurban ke Warga Masyarakat di Kecamatan Tugu

Jazakumulloh khoiron kepada para Donatur yang telah menitipkan amanah qurbannya kepada lembaga kami, semoga qurbannya diterima Alloh dan menjadi keberkahan...aamiin

Kamis, 06 Oktober 2016

Setiap Kali Keluar Rumah, Amalkan Beri Sedekah Dengan Niat Ini

Artikel Sedekah, Infaq, hikmah sedekah, hikmah Infaq, Zakat, Wakaf, Wakaf Uang


Beritahu semua bapak untuk melakuakn amalan ini. Setiap kali keluar rumah, tolong bagi sedekah pada masjid atau madrasah atau dimana pun secara sembunyi.

Ketika sedekahkan duit dalam tabung, 5000 atau 10000, ketika itu niat dalam hati,

"Ya Allah, pecahkanlah kejahatan dalam diri aku, isteri aku dan dalam diri anak aku. Ya Allah, pecahkanlah kejahatan yang ada di keliling aku, keliling isteri aku dan keliling anak aku,"

Sebab apa? Sebab begitu banyak kejahatan yang ada yang kita susah untuk dijaga pada zaman ini. Hanya Allah yang bisa membantu. Sebab apa ketika sedekah, sebab ketika sedekah secara sembunyi dalam hadith sebut, ketika itu dapat memadamkan kemurkaan Allah. ketika itu kita niat, inshaAllah niat kita dimakbulkan.

Sebelum ini saya tak pernah terfikir. Tetapi bila Ustaz Jamal omongkan, baru saya terfikir. Begitu banyak kejahatan yang berlangsung di sekeliling kita sekarang. Anak-anak dengan tergoda dengan web site yang tak pantas. Suami juga tergoda dengan perkara-perkara yang menjadi sebab maksiat. Isteri sekarang ini juga banyak yang dikelilingi kebathilan. Bermesra dengan suami orang, bergelak ketawa di pejabat. Suami tergoda bisa berbuat tidak baik dengan isteri orang. Perkara-perkara seperti ini semua kita tak bisa menjaganya atau susah menjaga. Hanya dengan amalan saja minta Allah pecahkan. Ya Allah, ampunilah dosa kami.

Ustaz Jamal beritahu lagi,

"Amalan ibu pula, setiap selesai solat fardhu, doa yang sama sebab doa ibu ini sangat makbul dan doa pula setelah solat fardhu. Hadith nabi disebutkan bahwa doa sangat makbul setelah solat fardhu.

"Jangan lupa hidupkan bacaan hadith dalam rumah karena bacaan hadith ada cahaya. Akan masuk dalam hati anak-anak. Anak-anak dan kita sendiri sebagai ibu bapak yang tidak mendengar hadith tiga hari berturut-turut, satu titik hitam melekat di hati.

"Bayangkan, berapa tahun lamanya anak-anak kita tak dengar bacaan-bacaan hadith nabi dalam rumah kita? Besarnya dosa kita. karena itulah hati kita gelap, gelap dengan nur cahaya quran dan hadith. InshaAllah ibu bapa yang jaga sungguh-sungguh bacaan hadith di rumah, anak akan menjadi taat dan lembut hati, mudah taat perintah Allah dan mak ayah." katanya.

"Boleh ustaz berikan bacaan yang harus kami amalkan sebagai orang awam?" soal saya.

"Bacalah Al Ma'tsurat yang disusun oleh Hasan Al Banna...insyaa Alloh itu sudah mencukupi..."

Ya Allah, saya rasa nasihat ini sangat penting dan berguna untuk saya dan isteri serta semua orang. setelah makan, saya terus mengambil buku nota dan terus menyalin apa yang Ustaz Jamal beritahu saya. Setiap kali saya ceramah parenting di sekolah-sekolah, saya tidak pernah lupa untuk memberitahu perkara ini kepada ibu bapak.

Ya Allah, jagalah anak-anak kami untuk kami. Jauhkanlah anak-anak kami, isteri/suami daripada maksiat dan dosa. Kamu tidak mampu ya Allah. Kami lemah dan daif. Ampunilah kami. Amin.

Senin, 03 Oktober 2016

Keikhlasan Ibu Tunanetra Wakaf Rumah untuk Majelis Taklim




Meski sendirian, Umi Inah tidak pernah sekalipun absen dalam mengajar mengaji. Setiap dua kali dalam sepekan, dia mengisi pengajian ibu-ibu setempat.

Dream - Umsi, sudah tak lagi muda. Usianya 60 tahun. Selama ini dunia sangat gelap dipandangannya. Umsi memang telah lama menderita tunanetra. Tetapi, kondisi itu tidak menghalangi janda tiga anak ini untuk beraktivitas sebagai guru mengaji.

Wanita yang akrab disapa Umi Inah ini telah ditinggal suaminya terlebih dahulu tiga tahun silam. Dan suaminya pun menderita tunanetra.

Semasa hidup, Umi Inahdan suaminya menjadi pengajar mengaji di sebuah majelis taklim di Kampung Cadas, Desa Putat Nutug, Ciseeng, Bogor. Majelis taklim tersebut beranggotakan ibu-ibu setempat.

Setelah sang suami meninggal, Umi Inah tinggal sendiri. Dia lantas memutuskan untuk tinggal bersama anaknya, sementara rumahnya diwakafkan untuk majelis taklim.

" Umi udah tua, rumah ini lebih baik dijadikan tempat majelis biar lebih bermanfaat bagi banyak orang. Umi ingin berbagi ilmu ke sesama meski ilmu Umi pun sangat sedikit," ujar Umi Inah.

Meski sendirian, Umi Inah tidak pernah sekalipun absen dalam mengajar mengaji. Setiap dua kali dalam sepekan, dia mengisi pengajian ibu-ibu setempat.

Di luar aktivitas mengajarnya, Umi Inah kerap menyibukkan diri dengan membuat kerajinan berupa anyaman tikar pandan. Kadang, hasil anyaman tersebut dijual dan sebagian dipakai untuk alas waktu majelis taklim.

Kiprah Umi Inah membuat warga sangat kagum. Di usia yan tidak lagi terbilang muda, Umi Inah masih istiqomah dalam berdakwah.

" Umi Inah itu orangnya rajin, baik, meskipun kondisi fisiknya sangat terbatas. Kami bahagia dan bangga bisa diajar mengaji sama beliau. Sangat bermanfaat setiap ilmu yang disampaikan untuk kami semua," kata salah satu anggota majelis taklim

Ingin berkonsultasi? Silahkan kirimkan pesan Anda

Nama

Email *

Pesan *