Wakaf Uang Terhimpun

Total Wakaf Uang Terhimpun Sampai Bulan Desember 2017 Rp. 30.041.963,-

Rabu, 31 Agustus 2016

Mana yang Lebih Utama, Qurban Sapi, Qurban Domba atau Qurban Kambing?

Qurban Kambing, Qurban Sapi, Qurban Domba, Qurban Terbaik
Qurban Kambing, Qurban Sapi, Qurban Domba, Qurban Terbaik


Beberapa pekan lagi menjelang datangnya idul qurban, bagi Anda yang berniat menyisihkan sejumlah rezeki untuk berqurban di hari ied nanti, pasti segala persiapan dana dan niat yang tulus sedang dalam proses persiapan. Keikhlasan yang terbaik akan berbanding lurus dengan kualitas bahagia yang tercipta usai menyembelih hewan qurban.

Namun tentu di antara sebagian besar muslim Indonesia yang berdasar persentase masih berada dalam kategori ekonomi menengah, tak selamanya kondisi ekonomi memungkinkan untuk berqurban dengan jenis qurban yang terbaik.

Lalu jika memang sedang tidak berada dalam kondisi keuangan dan rezeki yang terbaik namun tetap ingin berqurban, pilihannya hanya tinggal dua: memilih qurban sapi dengan cara patungan atau memilih qurban kambing atas nama kita sendiri. Lebih baik mana di antara dua pilihan tersebut?

Seperti yang dilansir dari laman voa-islam, sesungguhnya ibadah qurban adalah ibadah sunnah yang diutamakan. Rasulullah SAW telah memberi teladan dengan selalu tak pernah luput melaksanakan ibadah qurbannya. Ketika zaman Rasulullah silam, Rasul selalu memilih qurban dengan dua ekor domba jantan yang berwarna putih dan bertanduk. Rasululllah menyembelihnya sendiri dengan kedua tangannya seraya menyebut nama Allah dan bertakbir serta meletakkan kakinya di samping leher domba qurban tersebut.

Berdasarkan contoh di atas, Rasulullah memilih qurban domba jantan karena disesuaikan dengan kemampuan rasulullah ketika itu, serta pertimbangan mudahnya mencari domba ketimbang sapi di tanah arab.

Lalu jika dihadapkan pada pilihan qurban sapi patungan atau qurban kambing, mana yang lebih diutamakan?

Menurut jumhur ulama atau kesepakatan para ulama – mazhab Hanafiyah, Syafi’iyah, Hanabilah dan pendapat yang dipilih oleh Ibnu Hazm, hewan qurban yang paling utama adalah hewan yang paling mahal dan paling banyak dagingnya. Hewan ternak yang diperbolehkan sebagai hewan qurban ada tiga jenis: Unta, sapi, dan kambing.

Jika dilihat berdasarkan banyaknya daging dan mahalnya harga hewan qurban, maka urutan keutamaannya adalah sebagai berikut: qurban unta, qurban sapi, lalu qurban kambing. Dari berbagai jenis kambing, qurban kambing jenis domba lebih diutamakan daripada kambing lokal.

Jika pernyataan tersebut diaplikasikan dalam kondisi ekonomi dan kondisi hewan ternak di Indonesia, maka qurban sapi jelas lebih diutamakan ketimbang qurban kambing. Mengingat harga sapi qurban lebih mahal dan lebih banyak dagingnya hampir 7 kali lipat dibandingkan dengan qurban kambing atau domba.

Namun, dalam konteks patungan qurban sapi dibandingkan dengan qurban kambing, pendapat Malikyah bisa dipakai sebagai pedoman. Siapa yang berqurban untuk dirinya dan anggota keluarganya maka yang paling utama adalah berqurban dengan satu ekor unta, lalu dengan satu ekor sapi, kemudian baru satu ekor kambing. Bukan dengan cara patungan unta atau patungan sapi. Jika memang demikian, berarti simpulannya, qurban kambing untuk seorang lebih utama ketimbang qurban sapi dengan patungan.

Wallau A’lam.

Reaksi:

0 komentar:

Posting Komentar

Ingin berkonsultasi? Silahkan kirimkan pesan Anda

Nama

Email *

Pesan *