Wakaf Uang Terhimpun

Total Wakaf Uang Terhimpun Sampai Bulan Desember 2017 Rp. 30.041.963,-

Rabu, 31 Agustus 2016

Kambing, Domba, Sapi, Mana Yang Paling Utama Untuk Qurban

Qurban Kambing, Qurban Sapi, Qurban Terbaik, Qurban Domba, Baitul Maal ANDA
Qurban Kambing, Qurban Sapi, Qurban Terbaik, Qurban Domba
Bicara tentang idul qurban di Indonesia, ternyata ada banyak sekali budaya berqurban yang sudah jamak di kalangan masyarakat. Mulai dari bagaimana cara memilih hewan qurban ras khusus yang dinilai paling terbaik, hingga pada teknis pembelian hewan qurbannya.

Satu kebiasaan yang sudah menjadi budaya di Indonesia adalah hal mendasar yang menjadi pertanyaan besar tentang lebih baik mana qurban satu kambing (perorangan), atau sapi untuk 7 orang yang dilakukan secara urunan/patungan?

Umumnya, di antara sebagian besar muslim Indonesia yang menurut persentase masih berada dalam kategori ekonomi menengah, tak selamanya kondisi ekonomi memungkinkan untuk berqurban dengan jenis qurban yang terbaik. Jika memang tak mampu untuk berqurban seekor sapi perorangan, ada opsi lain untuk urunan tujuh orang untuk satu sapi. Lalu, mana yang lebih baik di antara qurban urunan/patungan dan qurban untuk perorangan?

Dijelaskan dari berbagai sumber, ternyata qurban kambing satu ekor itu lebih baik ketimbang memilih opsi qurban sapi secara urunan/patungan tujuh orang. Mengapa demikian?

Hal ini sesuai dengan dalil sebagai berikut: (Shahih Fiqh Sunnah, 2:375, Fatwa Lajnah Daimah no. 1149 dan Syarhul Mumthi’ 7:458). Imam As-Saerazi Asy-Syafi’i mengatakan, “Kambing (sendirian) lebih baik dari pada urunan sapi tujuh orang. Karena orang yang berkurban bisa menumpahkan darah (menyembelih) sendirian.” (Al Muhadzab 1:74).

Jika dilihat berdasarkan banyaknya daging dan mahalnya harga hewan qurban, maka urutan keutamaannya adalah sebagai berikut: qurban unta, qurban sapi, lalu qurban kambing. Dari berbagai jenis kambing, qurban kambing jenis domba lebih diutamakan daripada kambing lokal.

Dalam konteks patungan qurban sapi 7 orang dibandingkan dengan qurban kambing untuk perorangan, pendapat Malikyah bisa dipakai sebagai pedoman. Siapa yang berqurban untuk dirinya dan anggota keluarganya maka yang paling utama adalah berqurban dengan satu ekor unta, lalu dengan satu ekor sapi, kemudian baru satu ekor kambing. Bukan dengan cara patungan unta atau patungan sapi. Jika memang demikian, berarti simpulannya, qurban kambing untuk seorang lebih utama ketimbang qurban sapi dengan patungan.

Lalu di antara pendapat itu bahkan ada yang melarang urunan dalam berqurban, diantaranya diterapkan oleh seorang Mufti dari Negeri Saudi Arabia, Syekh Muhammad bin Ibrahim Alu Syekh, sebagaimana dinyatakan dalam fatwa Lajnah Daimah 11:453). Namun ternyata, pelarangan itu tak bisa dibenarkan karena hanya didasari pada analogi (kiyas) semata.

Setidaknya, dengan memilih qurban kambing untuk perorangan akan lebih baik hukumnya dan menghindari Anda dari rumitnya perselisihan dalil para ulama. Karena memilih satu kambing qurban adalah sunnah yang selalu dicontohkan Rasulullah.

Rasul selalu memilih qurban dengan dua ekor domba jantan yang berwarna putih dan bertanduk. Rasululllah menyembelihnya sendiri dengan kedua tangannya seraya menyebut nama Allah dan bertakbir serta meletakkan kakinya di samping leher domba qurban tersebut. 

Reaksi:

0 komentar:

Posting Komentar

Ingin berkonsultasi? Silahkan kirimkan pesan Anda

Nama

Email *

Pesan *